Wednesday, 30 March 2011

Model Pembelajaran Cooperative Learning

Landasan:

Proses pembelajaran pada satuan pendidikan diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.   
      (Peraturan Pemerintah No.19/2005 pasal 19) 

Guru perlu menguasai dan dapat menerapkan berbagai strategi pembelajaran yang meliputi pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran secara spesifik. Penguasaan model pembelajaran akan mempengaruhi keberhasilan peserta didik dalam pembelajaran. 

Pengertian
       Model pembelajaran adalah bentuk pembelajaran yang menggambar-kan kegiatan dari awal sampai akhir yang disajikan secara khas oleh guru. Dalam model pembelajaran terdapat  strategi  pencapaian kompetensi  peserta didik dengan pendekatan,  metode, dan teknik pembelajaran tertentu. 

Tidak ada model pembelajaran yang paling efektif  untuk semua mata pelajaran atau untuk semua materi.

Pemilihan model pembelajaran untuk diterapkan guru di dalam kelas mempertimbangkan beberapa hal:

      1. tujuan pembelajaran
      2. sifat materi pelajaran
      3. ketersediaan fasilitas
      4. kondisi peserta didik
      5. alokasi  waktu yang tersedia

Ciri-ciri Model Pembelajaran yang Baik
      1. Adanya keterlibatan intelektual – emosional  peserta didik melalui kegiatan mengalami, menganalisis, berbuat, dan pembentukan sikap.
2. Adanya keikutsertaan peserta didik secara aktif dan kreatif selama pelaksanaan model pembelajaran 
3. Guru bertindak sebagai fasilitator, koordinator, mediator dan motivator kegiatan belajar peserta didik
4. Penggunaan berbagai metode, alat dan media pembelajaran

Model-model Pembelajaran
A.      Example by Example
       Langkah-langkah :
1.       Guru mempersiapkan gambar-gambar sesuai dengan tujuan pembelajaran
2.       Guru menempelkan gambar di papan atau ditayangkan melalui OHP
3.       Guru memberi petunjuk dan memberi kesempatan pada peserta didik untuk memperhatikan/menganalisis gambar
4.       Melalui diskusi kelompok 2-3 orang peserta didik, hasil diskusi dari analisis gambar tersebut dicatat pada kertas
5.       Tiap kelompok diberi kesempatan membacakan hasil diskusinya
6.       Mulai dari komentar/hasil diskusi peserta didik, guru mulai menjelaskan materi sesuai tujuan yang ingin dicapai
7.       Kesimpulan
 
t, minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. oses pembelajaran pada satuan pendidikan diselenggarakan secara interaktif, inspiratif , menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.

No comments:

Post a Comment

Post a Comment